Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut proses pergantian wagub DKI pasca mundurnya Sandiaga Uno, masih panjang. Anies menyebut belum ada nama yang dibahas.

“Ini prosesnya itu saya rasa masih beberapa tahap ya. Jadi prosesnya masih ada paripurna dewan, setelah itu ada penetapan dari presiden juga,” kata Anies kepada wartawan di lingkungan kediamannya, Jl Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018).

Anies menjelaskan, saat ini baru ada surat pernyataan mengundurkan diri dari Sandiaga Uno. Namun paripurna penetapan DPRD belum dilakukan.

“Jadi prosesnya masih panjang,” sebutnya.

Saat ditanya nama kandidat wagub DKI pengganti Sandiaga, Anies hanya mengiyakan soal masuknya nama Ahmad Syaikhu. Namun ditegaskan Anies, belum ada nama yang diusulkan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Sandiaga.

“Belum,” kata dia.

Sandiaga mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Gerindra menyorongkan nama Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik sebagai pengganti Sandiaga. Sedangkan PKS disebut-sebut menyorongkan nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera juga mantan cawagub Jabar Ahmad Syaikhu.

Soal aturan pemilihan wagub pengganti Sandiaga, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono menyebut parpol pengusung mengusulkan nama melalui gubernur untuk diteruskan ke DPRD DKI.

Artikel Terupdate Dari : Maxbet Piala Dunia 2018

Untuk Info lebih lanjut Hubungi Customer Service BAVETLINE : 
Call Center : +855 1277 1128 
SMS / WhatsApp : 0813 1666 1222 
BBM : 55628DA2 
Line : bavetline

DAPATKAN BONUS NEW MEMBER DEPOSIT AWAL SEBESAR 30% HANYA DI BAVETLINE